Array




ARRAY
*     Pengertian Array 

Array merupakan struktur data yang sangat  penting dalam bahasa pemrograman C#. Sebuah Array terdiri atas beberapa nilai dengan tipe data yang sama. Jumlah anggota dalam sebuah array ditentukan saat deklarasi variabel array. Dalam mengakses setiap anggota array, kita dapat menggunakan nomor indeks yang berfungsi sebagai penunjuk posisi elemen array. 
 
Dengan array kita dapat membuat sebuah variabel yang dapat menyimpan banyak data dengan hanya satu nama. Namum array harus menyimpan data dengan tipe data yang sama, misal kita membuat array dengan tipe data integer maka, array hanya dapat menyimpan nilai dengan tipe data integer saja.


*     Deklarasi Array
Array merupakan bagian tipe data yang bersifat referensi, dimana setiap variabel akan mereferensi (menunjuk) ke nilai tertentu.
 Contoh:
int [] nilai_siswa;
String [] nama_siswa;
float [] harga_barang;
inisialisasi Array
setelah mendeklarasikan sebuah array dengan cara  diatas kita harus memberikan nilai awal (inisialisasi array dengan menetukan jumlah anggotanya. Ada dua cara umum untuk melakukan inisialisasi array, yaitu
·         Menggunakan operator new
·         Langsung memberikan nilai awal

*     Operator New
Operator new digunakan untuk memebrikan inisialisasi sebuah variabel bertipe referensi. Untuk lebih detailnya kita dapat melihat format penggunaan operator new dalam inisialisasi variabel array berikut :
<variabel>=new <tipedata>[jumlah_element];
Contoh :
nilai_siswa=new int[10];
nama_siswa = new string [150];
harga = new float [15];
pada inisialisasi diatas memperlihatkan bahwa variabel nilai_siswa berjumlah 10 elemen, nama_siswa berjumlah 150 elemen, sedangkan variabel harga berjumlah 15 elemen. Untuk mengakses setiap elemen dalam array, anda dapat menggunakan nomor indeks sebagai penunjuk. Setiap variabel array dimulai dengan nomor indeks nol (0) dan indeks terakhir adalah jumlah elemen kurang satu. Berikut adalah contoh program untuk array.

Contoh Program array
Hasil keluarannya :

Pada program diatas kita mendeklarasikan sebuah array dengan tipe data integer, yang dapat memuat data sebanyak 10 buah. Selanjutnya kita membuat sebuah perulangan yang digunakan untuk menyimpan data kedalam array, dengan sintaks nilai_siswa[i]=int.parse(Console.In.ReadLine());. Selanjutnya kita membuat perulangan lagi yang berfungsi untuk menampilkan nilai ke layar.

*   Bekerja Dengan Array Multidimensi
Selain membuat array satu dimensi, kita  juga dapat membuat array multidimensi. Array multidimensi adalah array yang terdiri dari kolom dan baris, dimana kolom dan baris tersebut memiliki sebuah nilai tertentu. Sama halnya dengan array satu dimensi, array multidimensi hanya dapat menyimpan nilai dengan tipe data yang sama.
Contoh deklarasi array multidimensi 
int [,] nilai_siswa;
nilai_siswa=new int[2,2];

pada deklarasi diatas kita membuat array multidimensi 2 X 2, jadi data yang dapat disimpan kedalam array nilai siswa sebanyak 2 baris dan 2 kolom. Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada program dibawah ini

Contoh Array Multidimensi
Hasil keluarannya :


*   Method Pada Array
Pada C# terdapat berbagai method (fungsi )yang memudahkan dalam memanipulasi sebuah array. Dengan method-method  tersebut kita dapat memanipulasi sebuah nilai array dengan mudah. Ada beberapa method yang dapat digunakan diantaranya adalah : length, sort.

*   Length (Mengetahui Panjang Array)
Length adalah sebuah method (fungsi ) yang dapat digunakan untuk mengetahui panjang dari sebuah array. Length juga dapat digunakan untuk batas termininasi dari perulangan, jadi didalam program kita tidak perlu menentukan batas atas dari sebuah perulangan. Contoh penggunaan length dapat dilihat pada program dibawah ini.

Program Method Length
Hasil keluarannya :


Pada program diatas kita mendeklarasikan sebuah array dengan panjang 10 buah, sehingga dapat menyimpan array sebanyak 10 buah dengan indeks 0-9. Selanjutnya kita membuat kode Console.writeline(nilai_siswa.Length.ToString()); kode ini berfungsi untuk menampilkan panjang array. Sehingga 10 akan tampil ke layar.

*   Mengurutkan Array (Sort)
Sort adalah fungsi untuk mengurutkan nilai array, biasanya digunakan untuk mengurutkan data yang bernilai bilangan bulat atau integer. Kode yang digunakan untuk mengurutkan array adalah sebagai berikut : Array.sort (nama_array). Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada program dibawah ini.
Program Sorting Array
Hasil keluarannya :

Pada kode diatas kita mendeklarasikan array dengan panjang 10 buah. Selanjutnya kita membuat perulangan yang berfungsi untuk menerima inputan dari user. Setelah itu kita menggunakan fungsi Array.Sort(nilai_siswa) sehingga data  dari inputan user akan diurutkan dahulu dari terkecil hingga terbesar. Selanjutnya kita menggunakan perulangan untuk menampilkan hasil array yang telah diurutkan.

*     Kesimpulan
  1. Array adalah sebuah struktur data yang bertipe referensi, array dapat menyimpan data dengan satu nama namun hanya dengan satu tipe data.
  2. Array multidimensi adalah array yang terdiri dari baris dan kolom. 
  3. Terdapat beberapa method yang dapat digunakan untuk memanipulasi array diantaranya adalah length dan sort.

Method Pada C#




METHOD
Method adalah bagian dari tubuh program yang mengimplementasikan suatu action sehinggga class atau object dapat bekerja. Method diimplementasikan didalam class dan menyediakan informasi tambahan yang mana class tidak dapat menangani sendiri. Ada beberapa method yang seirng dipakai oleh para pembuat aplikasi,  diantaranya, prosedur dan fungsi. Di dalam bahasa pemrograman C#, method dapat didefinisikan sebagai berikut :
·         Method yang mengembalikan nilai (fungsi)
·         Method yang tidak mengembalikan nilai (prosedur)
·         Method berparameter
·         Metode static dan non static

  •         jenis jenis method
1.      Method yang tidak mengembalikan data (diberi tipe void).
Ex: static void bernaz();
//method static bernama bernaz yang tidak mengembalikan nilai.
2.      Method yang bisa mengembalilkan nilai menggunakan statement return dan tipe data
3.      Ex: static int bernaz(int b);
return b;
//method bernama bernaz yang mengembalikan nilai integer
//mempunyai 1 parameter yaitu b dan bertipe integer
//return adalah keyword untuk mengembalikan nilai
Struktur method dapat dijalankan melalui sintax dibawah ini :
method _header
{
 Method_body
}
Ø  Method header memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah
·         Access modifier method
·         Tipe pengembalian data
·         Tipe data yang dikirimkan ke method
·         Nama dari method
Contoh:
public double hitung_luas()
{
………statement…………
}
Pada method header diatas public double hitung_luas, dapat didefenisikan bahwa acess modifier method adalah public, jadi method dapat diakses oleh class lain selain class yang memiliki method hitung luas tersebut. Juga dapat didefenisikan bahwa tipe pengembalian data dari method adalah double. Jadi method akan mengirimkan tipe data double ke pemanggil method. Dan dapat juga didefenisikan bahwa nama method adalah hitung_luas. 

  •  Tipe Pengembalian Data Dari Method
Sebuah method memiliki kemampuan untuk dideklarasikan dengan sebuah tipe data kembalian. Tipe data ini terdapat pada method header. Sesuai dengan contoh diatas public double hitung_luas(), maka tipe data kembalian dari method hitung luas adalah double. Sehingga pada method body hasil dari perhitungan hitung luas harus didefenisikan, selanjutnya hasil perhitungan akan dikirimkan lagi ke si pemanggil method, dalam hal ini akan menggunakan keyword return. Keyword tersebut akan diikuti dengan variabel yang akan menyimpan hasil perhitungan. Jika sebuah method tidak memiliki pengembalian nilai, maka pada method body tidak perlu didefenisikan keyword return, dan pada method header dapat didefenisikan keyword void. Keyword void mengindentifikasikan bahwa method tidak mengembalikan nilai kepada pemanggil method. 

  • Aturan Penamaan Method
Penamaan method adalah sesuatu yang penting, hal ini berkaitan dengan jumlah baris kode yang banyak sehingga method pun akan bertambah. Jika tidak mengikuti sebuah aturan penamaan yang baik, maka programmer akan kesulitan menentukan method mana yang akan digunakan. Dalam penamaan method tidak ada sebuah aturan yang baku, namun untuk mempermudah maka gunakanlah nama method sesuai dengan fungsi dari method tersebut. Misalnya method perhitungan luas, maka method dapat diberi nama hitung_luas(), atau method perhitungan gaji maka method dapat diberiu nama hitung_gaji.
Dibawah ini terdapat sebuah contoh penggunaan method :
public double hitung_luas()
{
 Int alas, int tinggi;
 alas=5;
 tinggi=4;
 return (0,5*alas*tinggi);
}
Pada contoh diatas maka method akan mengembalikan nilai perhitungan (0.5 * alas * tinggi) kepada pemanggil method. Dikarenakan method memiliki sebuah tipe kembalian data dengan tipe data double, maka sebuah variabel dengan tipe data double harus dideklarasikan untuk menyimpan hasil perhitungan dari method.
Contoh penggunaan Method pada C#

Program diatas merupakan contoh menggunakan method void dan method fungsi. Method kali() merupakan method yang mengembalikan nilai integer dengan ditandai keyword return, sedangkan method tambah merupakan prosedur atau method void.
Outputnya :

  •  Method berparameter
Method berparameter merupakan fungsi atau prosedur yang meiliki parameter. Ada tiga parameter yang dikenal di dalam bahasa pemrograman C# antara lain:
1.      Parameter nilai (by value)
Parameter nilai merupakan parameter input dengan tujuan hanya nilai data yang ditransfer ke
dalam prosedur atau method yang bergunsi sebagai masukkan. Contoh penggunaan parameter
nilai dapat dilihat pada contoh program dibawah ini  :

Pada contoh program diatas kita dapat melihat sebuah method dengan nama tambah. Method tambah merupakan sebuah method dengan dua tipe masukkan yaitu int a, dan int b. selanjutnya method ini dipanggil pada program utama yaitu main. Dengan sintax c=tambah(3,4), angka 3 dan 4 adalah parameter masukkan yang masuk ke method tambah, lalu selanjunya 3 dan 4 akan masuk kedalam operasi penambahan, lalu hasilnya dikirim lagi ke pemanggil method dengan tipe data integer. Lalu hasil disimpan dalam sebuah variabel dengan nama c.
Outputnya:

2.      Parameter ref
Parameter ref merupakan parameter yang dapat dijadikan input maupun output. Dengan parameter ref, nilai yang diproses dalam sebuah metode dapat dikirim keluar dengan menggunakan parameter ref sebagai output (hasil). Adapun contoh penggunaan method dengan parameter ref dapat dilihat pada program dibawah ini.

Pada contoh program diatas kita dapat melihat sebuah method dengan nama tambahsatu yang menggunakan sebuah parameter reference. tambahsatu (ref int a) parameter a merupakan parameter ref yang akan menerima masukan dari nilai variabel c. yaitu 5, kemudian ditambahkan satu menjadi 6. Nilai hasil penambahan akan dikirimkan keluar sebagai hasil proses (output) yang dimasukkan kembali ke dalam variabel c.
Outputnya :


3.      Parameter out
Parameter out merupakan parameter yang digunakan untuk mentransfer data keluar prosedur atau method. Parameter out tidak dapat digunakan untuk menerima nilai masukkan. Dibawah ini kita dapat melihat penggunaan parameter out pada sebuah method.

Dalam method tambahsatu (int a, out int b), parameter a merupakan parameter nilai untuk masukkan nilai, kemudian b merupakan parameter keluaran untuk mengirimkan hasil keluar prosedur / method.
Outputnya:


PASS BY VALUE – PASS BY REFERENCE
Sebuah variabel dapat di kembalikan ke pemanggil method dengan dua cara by value atau by reference
1.      By value 
  • Program membuat copy dari variabel (argument), lalu mengembalikan copy dari variabel tersebut ke pemanggil method. 
  • Perubahan terhadap copy dari variabel di method tidak akan mempengaruhi variabel original.
2.      By Reference 
  • Jika menggunakan by reference method dapat mengakses dan menggubah variabel (argument ) secara langsung.
Ø    Keyword
·         Keyword ByVal menandakan bahwa variabel atau parameter dikirim berdasarkan byValue
·         Keyword ByRef menandakan bahwa variabel atau parameter dikirim berdasarkan reference
Ø       Batas Deklarasi
·         Block scope – sebuah variabel yang dideklarasikan didalam sebuah blok program misal di blok for, atau if.
·         Method scope- sebuah variabel yang dideklarasikan didalam sebuah method. Variabel tersebut hanya dikenal di dalam method.
·         Class scope- sebuah variabel yang dideklarasikan didalam sebuah blok class. Variabel tersebut di kenal di semua blok program.

METHOD OVERLOADING
Method overloading digunakan untuk membuat beberapa fungsi (method) dengan nama yang SAMA dan mengerjakan tugas yang MIRIP. Tujuannya, agar programmer tidak kesulitan dalam mengingat sebuah fungsi yang tugasnya mirip. Misalnya untuk membuat fungsi perkalian. Ada perkalian yang membutuhkan dua argumen dan ada perkalian yang membutuhkan tiga argumen (tugasnya mirip, yaitu sama-sama mengalikan argumen, hanya jumlah argumen yang berbeda). Kalau dibuat fungsi dengan nama yang berbeda, kemungkinan programmer akan repot. Contoh, untuk fungsi perkalian dengan dua argumen, namanya adalah kali1(bil1, bil2). Sedangkan untuk perkalian dengan tiga argumen namanya adalah kali2(bil1, bil2, bil3). Repot kan? Gimana kalo ada sepuluh perkalian? Bandingkan bila namanya kali(bil1, bil2) dan kali(bil1, bil2, bil3). Kita cuma perlu mengingat jumlah argumen dari fungsi kali.
Sehingga, untuk membuat method overloading diperlukan setidaknya satu dari tiga syarat di bawah ini:
·         mempunyai jumlah argumen berbeda.
·         mempunyai tipe data argumen yang berbeda.
·         mempunyai urutan argumen yang berbeda.




Copyright 2009 Teknik Informatika (。◕ ‿ ◕。). All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates